CACAR MONYET MUNCUL SETELAH VAKSIN COVID-19 ASTRAZENECA DIPASARKAN

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
JENIS KLARIFIKASI
KESEHATAN - CORONA - VAKSIN
LOKASI INFORMASI
INTERNATIONAL - INTERNATIONAL
JENIS INFORMASI
HOAKS - MISLEADING CONTENT
KANAL ADUAN
FACEBOOK
BUKTI ADUAN
GAMBAR
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
375 KALI

Kamis, 10 Agustus 2023

Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim cacar monyet muncul setelah vaksin Covid-19 AstraZeneca dipasarkan sejak beberapa waktu lalu. Akun itu mengunggahnya pada 9 Agustus 2022. Dalam postingannya terdapat gambar artikel berjudul "Monkeypox Is Only Circulating In Countries Where Pfizer Vaccine Has Been Distributed" atau dalam Bahasa Indonesia "Cacar Monyet hanya beredar di negara yang menggunakan vaksin Pfizer".


Benarkah klaim cacar monyet disebabkan vaksin Covid-19 AstraZeneca  karena mengandung adenovirus simpanse?


CEK FAKTA : Dilansir dari Liputan6.com, peneliti dari Indian Institutes of Science Education and Research Vineeta Bal mengatakan bahwa kandungan adenovirus dalam vaksin Covid-19 tidak menimbulkan infeksi penyakit apa pun. Vineeta turut menambahkan bahwa tidak ada efek samping dari suntikan vaksin Covid-19 hingga menimbulkan penyakit seperti cacar monyet. Profesor Virologi di University of Reading Ian Jones mengatakan benar bahwa vaksin AstraZeneca menggunakan vektor adenovirus simpanse dalam formulanya, tetapi hal ini sepenuhnya berbeda dari Monkeypox dan tidak ada kemungkinan apa pun bahwa keduanya terkait.


KESIMPULAN : Klaim yang beredar mengenai cacar monyet muncul setelah vaksin Covid-19 AstraZeneca dipasarkan adalah tidak benar/hoaks.


Informasi tersebut termasuk kedalam jenis kategori Misleading Content.


RUJUKAN : 

https://bit.ly/3qhrXd0

https://bit.ly/3Qtph6v


Pemeriksa Fakta: Vina Siti Saparina
Instagram: @vinasprn